RATUSAN SANTRI KABUPATEN LUMAJANG BEREBUT MENJADI JUARA I MQK 2024


Lumajang, Jawa Timur – Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan potensi besarnya dalam bidang pendidikan agama Islam. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) yang diselenggarakan oleh RMI PCNU Lumajang di Pondok Pesantren Al-Maliki pada tanggal 27 Oktober 2024.

Ajang bergengsi ini diikuti oleh 10 orang perwakilan dari setiap kecamatan di Lumajang, yang mempertandingkan kemampuan mereka dalam berbagai cabang lomba, mulai dari tahfidz Al-Qur'an juz 30 hingga penguasaan kitab kuning seperti Aqidatul Awam dan Fathul Mu'in.

Acara yang berlangsung meriah ini dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Lumajang, KH. Mohammad Darwis, serta didampingi oleh KH. Taufiq Malik, selaku ketua RMI PCNU Lumajang, ketua JQH Lumajang, serta bapak Umar Hasan selaku kasi PD Pontren. 

Kompetisi Sengit, Muncul Juara-Juara Baru

Acara yang dinahkodai oleh Muhammad Zain sebagai ketua panitia dan Ahmad Fauzi sebagai sekretaris ini menjadi ajang persaingan yang sangat ketat terjadi dalam setiap cabang lomba. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an, menjelaskan kandungan kitab kuning, dan menjawab berbagai pertanyaan seputar agama Islam.

Setelah melalui penilaian yang ketat oleh dewan juri, akhirnya terpilihlah para juara dalam masing-masing cabang lomba. 

MUHAMMAD FAHRI yang berasal dari TPQ AZ ZAHRA  sebagai utusan kecamatan TEMPEH menempati posisi sebagai JUARA I pada lomba TAHFIDH JUZ 30.

SITI AISYATUL MUNAWAROH yang berasal dari TPQ NURUL HIKMAH sebagai utusan kecamatan KUNIR menempati posisi sebagai JUARA II pada lomba TAHFIDH JUZ 30.

ZAAMAH DZATUSYARIFAH yang berasal dari AL ISTIQOMAH sebagai utusan kecamatan SUKODONO menempati posisi sebagai JUARA III pada lomba TAHFIDH JUZ 30.

M. FATIH ABIDZAR PUTRA yang berasal dari BAROKATUL MUSTOFA sebagai utusan kecamatan JATIROTO menempati posisi sebagai HARAPAN I pada lomba TAHFIDH JUZ 30.

MUHAMMAD ISMAIL yang berasal dari MIFTAHUL ULUM sebagai utusan kecamatan PASIRIAN menempati posisi sebagai HARAPAN II pada lomba TAHFIDH JUZ 30.

NILNA AL HANNAH yang berasal dari BAITUL MUTTAQIN BARAT sebagai utusan kecamatan PADANG menempati posisi sebagai HARAPAN III pada lomba TAHFIDH JUZ 30.

SILVI LAILATUZ ZUHRO yang berasal dari MADIN MIFTAHUL ULUM SUMBER PETUNG sebagai utusan kecamatan RANUYOSO menempati posisi sebagai JUARA I pada lomba AQIDATUL AWAM NON-PESANTREN.

NURUL FAUZIYAH yang berasal dari  sebagai utusan kecamatan PRONOJIWO menempati posisi sebagai JUARA II pada lomba AQIDATUL AWAM NON-PESANTREN.

MUHAMMAD ASRORUN NI'AM yang berasal dari MADIN DARUL IHSAN sebagai utusan kecamatan KUNIR menempati posisi sebagai JUARA III pada lomba AQIDATUL AWAM NON-PESANTREN.

AHMAD ROFI yang berasal dari AL BALAGH sebagai utusan kecamatan PRONOJIWO menempati posisi sebagai HARAPAN I pada lomba AQIDATUL AWAM NON-PESANTREN.

PRINCESS ALEYA MUHLISIN yang berasal dari DARUL IHSAN sebagai utusan kecamatan KUNIR menempati posisi sebagai HARAPAN II pada lomba AQIDATUL AWAM NON-PESANTREN.

REVINA RAMADHANI yang berasal dari JABRAILIYYAH sebagai utusan kecamatan PASRUJAMBE menempati posisi sebagai HARAPAN III pada lomba AQIDATUL AWAM NON-PESANTREN.

HABIBATUR ROSYIDA yang berasal dari MAMBAUL HIKAM 1 sebagai utusan kecamatan LUMAJANG menempati posisi sebagai JUARA I pada lomba AQIDATUL AWAM PESANTREN.

LEVY CAHNIA PUTRI yang berasal dari PP NURUS SHOLAH sebagai utusan kecamatan YOSOWILANGUN menempati posisi sebagai JUARA II pada lomba AQIDATUL AWAM PESANTREN.

NUR KHOIRIYAH yang berasal dari MIFTAHUL ULUM SUMBERPETUNG sebagai utusan kecamatan RANUYOSO menempati posisi sebagai JUARA III pada lomba AQIDATUL AWAM PESANTREN.

ACHMAD RIZKY RAMADHANI yang berasal dari PP NURUS SHOLAH sebagai utusan kecamatan YOSOWILANGUN menempati posisi sebagai HARAPAN I pada lomba AQIDATUL AWAM PESANTREN.

SHERLY MALIKAL BILQIS ANATASYA PUTRI yang berasal dari KHOLAFIYAH sebagai utusan kecamatan TEKUNG menempati posisi sebagai HARAPAN II pada lomba AQIDATUL AWAM PESANTREN.

VINA FATMA ANGGRAINI yang berasal dari PONDOK PESANTREN DARUN NAJAH sebagai utusan kecamatan SUMBERSUKO menempati posisi sebagai HARAPAN III pada lomba AQIDATUL AWAM PESANTREN.

REVANITA NUR HASANAH yang berasal dari PONDOK PESANTREN DARUN NAJAH sebagai utusan kecamatan SUMBERSUKO menempati posisi sebagai JUARA I pada lomba FATHUL QORIB.

ALFIN AFDHAL KHABIBI yang berasal dari PP DARUL MUSTHOFA ASSUNNIYAH sebagai utusan kecamatan YOSOWILANGUN menempati posisi sebagai JUARA II pada lomba FATHUL QORIB.

MUHAMMAD FAIZ MARZUQI yang berasal dari KHOLAFIYAH sebagai utusan kecamatan TEKUNG menempati posisi sebagai JUARA III pada lomba FATHUL QORIB.

AINUN NAFIZAH yang berasal dari AL-JAZULI sebagai utusan kecamatan PASRUJAMBE menempati posisi sebagai HARAPAN I pada lomba FATHUL QORIB.

ZIYA ISMATUL MAULA yang berasal dari PP RAUDHATUL ASNA sebagai utusan kecamatan YOSOWILANGUN menempati posisi sebagai HARAPAN II pada lomba FATHUL QORIB.

ZHAFRAN NAWWAF ATIQULLAH yang berasal dari PP DARUN NAJAH sebagai utusan kecamatan SUMBERSUKO menempati posisi sebagai HARAPAN III pada lomba FATHUL QORIB.

JAZULI RAMADHAN yang berasal dari KHOLAFIYAH sebagai utusan kecamatan TEKUNG menempati posisi sebagai JUARA I pada lomba FATHUL MU'IN.

NAFILA QURROTUL AINI yang berasal dari AN NUR AL ALY sebagai utusan kecamatan TEMPEH menempati posisi sebagai JUARA II pada lomba FATHUL MU'IN.

ANIQ ZIYA FAKARIMA MAHMUDI yang berasal dari MADIN YAHTADI sebagai utusan kecamatan KEDUNGJAJANG menempati posisi sebagai JUARA III pada lomba FATHUL MU'IN.

LATIFATUR ROHMANIYAH  yang berasal dari AL-JAZULI sebagai utusan kecamatan PASRUJAMBE menempati posisi sebagai HARAPAN I pada lomba FATHUL MU'IN.

MOHAMMAD HUSNAN yang berasal dari MADIN SYARIFUDDIN sebagai utusan kecamatan KEDUNGJAJANG menempati posisi sebagai HARAPAN II pada lomba FATHUL MU'IN.

MOHAMMAD ZAINUDIN FAHROZI yang berasal dari PP DARUL MUSTHOFA ASSUNNIYAH sebagai utusan kecamatan YOSOWILANGUN menempati posisi sebagai HARAPAN III pada lomba FATHUL MU'IN.


Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak

Suksesnya penyelenggaraan MQK ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk IPNU-IPPNU, JQH, Banser, Lesbumi, dan LTN sebagai media partner. Dukungan mereka sangat berarti dalam menyukseskan acara ini.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari semua pihak yang telah membantu terselenggaranya MQK ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin berkembang di masa mendatang," ujar Ketua RMI PCNU Lumajang.

Harapan untuk Masa Depan

"Dengan semakin meningkatnya kualitas pendidikan agama di Lumajang, diharapkan akan lahir generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. MQK ini menjadi salah satu bukti bahwa semangat belajar dan semangat beragama masih sangat tinggi di kalangan generasi muda Lumajang." pungkas sie lomba, Moh. Mas'udin.













Komentar

Postingan populer dari blog ini

MADIN AWARD 2025

Sosialisasi Hukum untuk Pesantren: Wawasan Baru untuk Pengelola Pondok di Lumajang